Lukisan Kaligrafi Ukir Jati yang Cocok ditempel di Dinding

Lukisan Kaligrafi Ukir Jati yang Cocok ditempel di Dinding

Ada beberapa jenis cara menampilkan seni kaligrafi ukir jati di rumah, masjid atau hunian Anda. Anda bisa mengecat dan melukis kaligrafi secara manual ke tembok, menempelkan stiker dinding kaligrafi berbahan vinyl atau mengukir kaligrafi di atas kayu untuk nantinya ditempel ke dinding.

Apapun pilihannya, semuanya bakal tampak indah karena itu kaligrafi. Namun ada pertimbangan harga untung rugi dari beberapa jenis kaligrafi tersebut.

3 Jenis Kaligrafi Ukir yang Mungkin Anda Suka 

kaligrafi ayat kursi jati ukir jepara

Ketiga-tiganya sama-sama indah. Namun ada harga, keunikan, dan kerumitan yang diunggulkan dari masing-masing kaligrafi. Anda mau pilih yang mana? Coba pertimbangan dengan membaca kelebihan dan kekurangan masing-masing kaligrafi berikut:

Keunggulan dan Kekurangan Kaligrafi Lukisan di Tembok 

Keunggulannya, harganya lebih murah karena metode pembuatannya dilukis, tidak diukir. Tembok Anda bisa tampak lebih indah karena keberadaan kaligrafi tersebut.

Sementara kekurangannya, Anda tidak bisa memindah-mindahkan lukisan kaligrafi itu ke sudut-sudut dinding yang lain karena ia melekat ke tembok. Berbeda dengan kaligrafi ukir yang bisa dilepas dan ditaruh di tembok bagian mana saja.

Kekurangan dan Keunggulan Kaligrafi Stiker Dinding 

Keunggulannya, harganya jauh lebih murah, kisaran Rp 20 ribuan atau lebih mahal lagi. Pemasangannya mudah, tidak perlu mendatangkan kaligrafer, Anda bisa memasangnya sendiri, cukup dengan membuka lapisan stiker lalu taruh di permukaan tembok yang rata.

Namun kekurangan dari kaligrafi stiker dinding, bekas lemnya mungkin akan meninggalkan noda di tembok serta keberadaannya tidak bisa dipindah-pindahkan. Namun tidak apa-apa, tidak bisa dipindahkan bukanlah masalah besar.

Kekurangan dan Keunggulan Kaligrafi Ukir Jati 

Keunggulannya, ia memiliki keindahan yang bisa dilihat secara 3D, indah dilihat dari depan, belakang, samping kanan dan kiri. Serta struktur ukiran yang unik, sangat membuat kita berdecak kagum.

Sementara kekurangan dari kaligrafi ukir memiliki harga yang paling mahal dari kaligrafi lukisan di dinding atau stiker dinding. Namun harga dan hasil sepadan.

Baca Juga Gambar Kaligrafi Asmaul Husna 3D dan Cara Membuatnya

Kaligrafi Ukir Kayu Jati yang Harus Anda Miliki 

kaligrafi ayat kursi jati ukir jepara

Jika Anda tertarik memiliki kaligrafi ini, maka miliki segera. Segera per-indah hunian dengan menambahkan ukiran lafadz-lafadz Allah.

Kalian bisa memilih lafadz-lafadz indah seperti: ayat kursi, basmalah, asmaul husna, kalimat tasbih, tahmid, syahadat, dan sebagainya.

Anda memiliki banyak pilihan lafadz. Apakah mau yang berlafadz pendek, panjang, atau sedang. Saran kami, lebih baik Anda memakai teks yang panjang karena akan membuat hasil ukiran menjadi rumit. Semakin rumit maka akan terlihat keindahannya.

Tapi pilihan itu kembali lagi pada Anda. Yang jelas, inilah yang bisa Anda dapatkan dari kaligrafi ukir:

  1. Ukuran Kaligrafi Ukir Jati yang Bervariasi 

Ukurannya bermacam-macam, ada 75×55, 110×60, 100×60, 80×55, 120×60, 60×60 dan sebagainya. Ukuran yang paling menarik dari ukuran-ukuran tersebut adalah persegi panjang.

Cocok ditaruh di tembok polos Anda, kaligrafi yang panjang siap menemani kekosongan tembok tersebut.

  1. Kayu Jati yang Berkualitas Menjadi Bahan Utama 

Semua orang tahu bagaimana bagusnya kualitas dari kayu jati. Kayu ini mampu bertahan dari segala jenis perubahan suhu, daya tahannya sangat tinggi karena kandungan minyak dan serat kayunya yang rapat, fleksibel, cocok dijadikan apa saja tak terkecuali mengukir di atasnya, ia tahan dengan pembusukan, rayap atau asam,  dijamin ukiran kaligrafi akan bertahan sangat-sangat lama, dan pemeliharaan kayu jati mudah.

Adapun kekurangannya, yaitu harganya cukup mahal. Ini sebanding dengan kualitas, jadi selagi tidak berat sebelah, maka kayu jati adalah bahan terbaik untuk hiasan kaligrafi ukir Anda.

  1. Bentuk-Bentuk Kaligrafi Ukir Jati yang Bervariasi 

Kata siapa kaligrafi hanya berbentuk kotak, ada juga yang berbentuk bulat. Atau yang berbentuk persegi delapan, dan bentuk-bentuk yang indah lainnya.

Variasinya sangat banyak. Bahkan jenis yang unik, dikombinasikan bersama jam. Jadi bentuk kaligrafinya berbentuk bulat, dengan di tengahnya ada penunjuk waktu dan teks-teks kaligrafi yang indah.

Banyak orang kreatif di dunia ini, jangan kaget dengan hasil kaligrafi nanti. Jika ingin tampil beda, Anda bisa memilih kaligrafi yang dikombinasikan dengan lukisan-lukisan pohon, daun, bunga dan sebagainya.

  1. Jenis Khat Penulisan Ukiran Kaligrafi yang Bervariasi 

Kemampuan para pemahat sangat luar biasa. Menulis kaligrafi saja susahnya bukan main. Tapi bisa-bisanya ada yang bisa menulis memakai alat pahat dan palu, lalu membuat lekukan-lekukan kayu yang membentuk teks Allah yang indah ini.

Khat adalah seni menulis yang digunakan untuk penulisan huruf atau abjad dalam Bahasa Arab. Kalau di versi komputer mungkin seperti font style. Mereka memiliki beberapa jenis seni menulis huruf abjad. Ada yang sederhana dan mudah dibaca seperti khat yang dipakai pada penulisan Al Quran, atau khat yang rumit dan sulit dibaca karena susunannya yang tidak berurutan. Ada pula khat dengan penulisan yang miring.

Lihat Video Kaligrafi Ukir Jati

Pokoknya banyak jenisnya. Jika dijabarkan, berikut adalah khat yang paling sering dipakai:

  • Khat Naskhi
  • Khat Diwani
  • Khat Kufi
  • Khat Tsuluts
  • Khat Farisi

Jika Anda bertanya yang paling indah untuk dipakai pada penulisan kaligrafi kita yang mana, jawabannya semuanya indah. Tapi lebih memihak pada khat Tsuluts.

Khat Tsuluts masih dibagi menjadi 2 jenis. Ada yang versi biasa, dan versi rumit. Yang paling rumit itulah yang paling banyak dipakai karena keindahannya yang tiada tanding.

  1. Pembagian Warna Kaligrafi Ukir Jati

Seringnya, mungkin Anda melihat satu warna kaligrafi saja, yaitu warna coklat tua dengan satu jenis warna. Itu cuma salah satu jenis, ada banyak sekali variasi warna yang cocok dipadukan pada seni kaligrafi ukir.

Misalnya, warna salak muda, salak brown, bisa juga memakai warna asli dari kayu jati itu sendiri atau memakai paduan warna lebih dari satu.

Warna coklat dan emas cukup populer dan banyak diminati pelanggan. Atau yang lebih unik, warna hitam dengan coklat, warna hijau dengan coklat, warna hitam dan emas dan sebagainya. Cari yang terbaik, yang unik, dan yang paling Anda sukai.

  1. Pilihan Jenis Ukir Kaligrafi Kayu Jati 

Setiap ukiran memiliki kerumitan sendiri-sendiri. Dan di sela kerumitan sempat-sempatnya para pemahat membuat level ukir rumit di atas level rumit yang lain. Anda akan terpesona bila melihat jenis-jenis ukiran kaligrafi ini.

Mungkin normalnya kaligrafi ukir bagian ukiran teksnya dibiarkan menyembul ke luar, tapi ada yang dibiarkan menyembul ke bagian dalam jadi seperti terpendam.

Yang lebih unik lagi, ada yang diukir benar-benar secara 3D. Jadi seperti melayang di atas permukaan pahatan.

Ada juga jenis ukir yang diukir secara bolong-bolong. Kayunya benar-benar dihabiskan. Hanya menyisakan kayu yang membentuk lafadz dari teks Arab bersangkutan. Teknik ukir seperti ini sangat sulit dilakukan, karena harus mempertahankan garis demi garis lafadz tetap tersambung agar mereka tidak ada yang patah.

Semakin melihat lukisan kaligrafi ukir, hanya akan membuat kita makin terpesona. Dari mulai teks yang diukir, makna dari teks tersebut, teknik pengukiran, jenis khat yang digunakan dan sebagainya. Tak ada yang gagal dalam seni indah satu ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Kaligrafi Store Jepara