5+ Motif Mimbar Masjid, Tips Memilihnya!

5+ Motif Mimbar Masjid, Tips Memilihnya!

Motif Mimbar Masjid – Berbicara soal motif sebuah mimbar masjid, maka Saya akan sangat merekomendasikan Anda memakai motif ukiran kaligrafi. Apalagi di sini Anda membuat mimbar untuk keperluan Masjid, sementara kaligrafi adalah seninya Islam. Jadi keduanya sangat cocok dipasangkan.

Di Masjid juga sarat akan kaligrafi. Di setiap sudut pasti ada seni ini. Jadi menghadirkan ukiran kaligrafi jepara pada mimbar, seperti sebuah kewajiban meskipun hukumnya tidak wajib.

Motif Kaligrafi Mimbar Masjid yang Indah 

Agak bingung jika Anda bertanya soal motif kaligrafi. Apakah yang Anda maksud adalah bentuk cara penulisannya, atau teks Arab yang ditulis?

Omong-omong, sudahkah Anda tahu bahwa menulis kaligrafi dari ayat-ayat Al Quran tidak diperbolehkan. Keempat Mazhab menentang keras hal ini. Kita hanya diperbolehkan menulis penggalan hadits, doa-doa (misal ayat kursi), dan teks-teks Arab lainnya.

Adapun beberapa contoh teks Arab yang sering dipakai dalam pembuatan kaligrafi, seperti:

  1. Allah
  2. Muhammad
  3. Bismillahhirrahmanirrahim
  4. Ayat Kursi
  5. Allahuakbar
  6. Lailahaillallah
  7. Masya Allah

Dan sebagainya.

Di samping itu, cara penulisannya juga tidak sama. Ada kaligrafi yang penulisannya rumit, sederhana, bulat-bulat, menggantung, lentur, ada yang mudah dibaca dan sulit dibaca. Berikut ini adalah beberapa jenis penulisan kaligrafi yang sering dipakai di Indonesia:

  • Khat Kufi

Ia memiliki ciri khas tidak berharakat atau tidak bersyakal, dan tidak memiliki hiasan. Khat Kufi dibagi menjadi 3, ada Kufi Mushaf, Kufi Fatimi, dan Kufi Murabba’. Kaligrafi ini sulit dibaca karena tidak memiliki harakat.

  • Khat Naskhi

Silakan buka Al Quran, lihat bagaimana penulisannya. Begitulah salah satu contoh penulisan kaligrafi khat Naskhi ini. Dia memiliki ciri khas, yaitu mudah dibaca, dan penulisannya juga sangat jelas.

  • Khat Farisi

Gaya penulisannya seperti catatan kaki yang lazimnya miring ke bawah. Tulisan ini banyak dipakai untuk menulis di buku-buku pengetahuan.

  • Khat Tsuluts

Ada beberapa jenis penulisan Tsuluts, ada yang ditulis dengan biasa, dan ada yang penulisanya sangat rumit bahkan penulisannya bisa dibentuk menjadi bentuk-bentuk rumit, misalnya persegi panjang atau bulat.

  • Syikasteh

Bentuknya sangat mirip dengan kaligrafi Ta’liq, karena hal itu ia sering disebut sebagai Syikasteh Ta’liq. Penciptaan Shikateh dihubungkan kepada Shafi dan Herat.

Ukiran kaligrafi bukan menjadi satu-satunya motif yang ada di mimbar Masjid. Mereka dikolaborasikan bersama ukiran lain, misalnya ornamen kaligrafi atau ukiran-ukiran khas pada kayu yang populer di Indonesia.

Ketahui beberapa jenis ukiran pendamping Kaligrafi berikut untuk melihat ragam motif mimbar.

Motif Ukiran Mimbar Masjid Terbaik 

motif mimbar masjid ukiran jepara

Di Indonesia, ada banyak sekali motif ukir. Tapi tidak semuanya bernafaskan Islami, misalnya motif ukir Bali. Mana mungkin Anda akan membuat mimbar bergambar barongsai untuk ditaruh di Masjid. Tidak mungkin bukan? Begitu juga dengan motif Papua. Sangat tidak cocok ditaruh di Masjid dan disandingkan dengan seni kaligrafi Islam.

Motif ukiran yang bisa disandingkan dengan mimbar, minimalnya motif yang ada kaitannya dengan bentuk-bentuk alam, misalnya bunga, daun, tanaman, atau bentuk-bentuk melengkung yang unik.

Baca juga 8+ Kumpulan Contoh Mimbar Masjid Saat ini

Setiap kota memiliki keunikan ukiran sendiri-sendiri. Coba lihat daftar motif ukiran berikut untuk mencari inspirasi ukiran yang cocok ditaruh di mimbar masjid Anda.

1. Ukiran Jepara 

Motif ukiran paling terkenal di Jepara adalah motif Daun Trubusan. Ada 2 motif daun trubusan yang paling terkenal, pertama yaitu motif daun yang keluar dari tangkai relung, kedua, motif daun yang keluar dari cabangnya.

2. Ukiran Jawa 

Ukiran Jawa identik dengan corak gambar yang ada di kain batik. Dominan akan gambar bunga, dan tangkainya bersambung satu sama lain, membentuk satu kesatuan ukiran yang memenuhi permukaan kayu.

3. Ukiran Aceh 

Ciri khas motif ukiran di Aceh berbau akan keIslaman. Ini adalah pilihan paling aman dan terbaik untuk menjadikannya sebagai ukiran di mimbar Masjid. Mereka mengukir sesuatu yang ada hubungannya dengan flora dan fauna, tidak ada makhluk hidup (binatang atau manusia) yang diukir. Benar-benar cuma keindahan alam saja.

4. Ukiran Surakarta 

Ciri khas motif ukiran Surakarta mempunyai bentuk daun yang melengkung berirama. Ukiran ini memiliki makna tersendiri, sebagai bentuk bahwa masyarakatnya ramah-ramah. Motif ukurannya diambil dari relung daun yang menjalar bebas berirama.

5. Ukiran Toraja 

Setiap ukiran-ukiran Toraja memiliki makna tersendiri. Tapi terlepas dari itu bentuk-bentuk ukirannya unik. Seperti ukiran bentuk bunga tapi dibuat dengan garis-garis, ada juga yang bentuknya pagar. Toraja memiliki banyak jenis ukiran, masing-masing ada namanya, misalnya: Ukiran Pa’lamban Lalan, Ukiran Pa’dadu, Ukiran Pa’salaqbi’ Dibungai dan lain-lain. Namun ukiran ini jarang dipakai mimbar Masjid sih. Tapi bentuknya aman untuk ukiran-ukiran mimbar, walaupun tidak bernafaskan Islami.

Tips Memilih Motif Ukiran untuk Mimbar Masjid 

Agar tidak salah memilih motif ukiran, sebaiknya Anda serahkan langsung kepada tukangnya. Mereka memiliki desain sendiri soal mimbarnya, serta memiliki formula ukiran agar ukuran bisa pas ditaruh pada permukaan mimbar.

Selain itu, coba perhatikan tips-tips ini agar bisa tepat memilih motif ukiran pada mimbar Masjid yang tepat:

  1. Hindari menggunakan ukiran yang ada gambar binatang atau manusia
  2. Gunakan ukiran bertema flora dan fauna, misal ukiran daun atau bunga
  3. Jika bukan flora dan fauna, pilih ukiran dengan bentuk-bentuk abstrak, tapi tidak menggambarkan bentuk-bentuk aneh. Jangan memakai bentuk segitiga, paling aman gunakan bentuk kotak, lengkungan-lengkungan estetik, dan yang menurut Anda kelihatan Islami
  4. Cari motif yang bernafaskan Islam

Ukiran paling baik adalah yang bertema flora dan fauna. Dari daftar di atas, ukiran Aceh bisa Anda coba (paling recomended), atau ukiran dari Jepara atau Jawa. Ukiran-ukiran dari kota tersebut sangat aman dipakai untuk Masjid. Mereka pun memiliki motif yang sangat indah.

Sebenarnya, agak rumit bila menyusun motifnya sendiri. Akan lebih baik jika Anda melihat mimbar-mimbar Masjid yang sudah jadi. Kemudian tentukan pilihan Anda berdasarkan motif yang terukir di sana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2022 Kaligrafi Store Jepara